biarpun seluruh jasadmu lumpuh kini,
jiwa buasmu kelu tanpa reseptor rasa,
tiada mengerti kesakitan yang menjerit,
luka parah masih berdarah tiada henti,
aku pinta cuma satu,
bertahanlah akhi!
bertahanlah dengan segala kemampuan yang ada!
bertahanlah dengan semua baki-baki nafas!
meski dihimpit dari segenap penjuru kesempitan!
dan dicelah-celah keresahan itu, pintalah pada Tuhanmu
Sungguh! cukuplah Dia penolongmu!
11 Nov 2012-Langkawi

0 comments:
Post a Comment